Tak Kapok Pakai Narkoba, Jupiter Konsumsi Sabu Untuk Daya Tahan Tubuh

JawaPos.com – Artis pesinetron, Jupiter Fourtissimo digelandang ke Badan Narkotika Nasional Kota Jakarta Selatan untuk dilakukan untuk asesmen rehabilitasi, Kamis (14/2). Selama diperiksa, kepada polisi Jupiter mengaku mengonsumsi barang haram itu untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dia pun baru mengonsumi sabu baru dua kali.

“Motif Jupiter mengonsumsi sabu, dia mengaku untuk meningkatkan daya tahan tubuh, ini yang keliru. Padahal, kalau mau daya tahan kuat yah, banyak minum vitamin, buah, dan berolahraga,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono, Kamis (14/2).

Argo mengatakan, Jupiter mendapat barang kiriman tersebut dari rekannya, Eko Agus Iswanto, yang juga sama-sama ditangkap oleh jajaran Ditresnarkoba, Rabu (13/2). Keduanya diamankan di tempat indekos di Jalan Tawakal V Kel. Tomang, Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Mereka diringkus polisi sekitar pukul 07.30 WIB.

“Saat hendak ditangkap, Jupiter sedang mengangkat lemari dibantu Eko. Kemudian, keduanya diminta menunjukkan kamar kosnya di lantai 4. Di sana tentukan barang bukti sabu tersimpan di laci di dalam kotak kacamata,” ujar Argo..

Polisi mengamankan barang bukti empat klip plastik sabu dengan total berat brutto 2,05 gram, dan tabung kaca alat hisap di kamar kos Jupiter. Setelah menemukan barang bukti, polisi juga menemukan satu klip saku sebelah kanan di celana Eko. Saat digeledah ditentukan sabu 2,04 gram bruto dan uang 300 ribu.

Setelah melakukan pemeriksaan lebih dalam, Jupiter mengaku mendapat barang haram itu berasal dari Eko. Sementara Eko mengaku memproleh sabu dari tersangka Jefri.

Saat ditangkap di kawasan Jakarta Barat, Jefri langsung diperiksa. Dia diamankan bersama barang bukti 28,9 gram sabu. Saat diinterogasi, dia mengaku mendapatkannya dari tersangka B yang kini masih DPO. “Tersangka B ini kami masih mencarinya. Dia ini yang memasok sabu ke Jefri. Dari hasil pemeriksaan, satu klip ini dijual Rp 400 ribu rupiah,” kata Argo.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka terancam dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) lebih subsider pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotik.

Editor           : Bintang Pradewo
Reporter      : Wildan Ibnu Walid