Tak Ada Itikad Baik dari Perundung Jadi Alasan Anjasmara Lapor Polisi

JawaPos.com – Anjasmara telah membuat laporan atas dugaan pencemaran nama baik di Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (2/1). Aktor kelahiran Blitar itu mengaku akan mencabut laporan tersebut asal sang pelaku membuat sebuah video permintaan maaf.

“Sebuah ucapan kata maaf berupa video yang dipasang di sosial media dia (pelaku). Lalu, tag saya dan istri saya. Namun, akhirnya sampai hari ini hal tersebut tidak terlaksana,” ucap Anjasamara saat ditemui di kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur, Kamis (3/1).

Sebelumnya, Anjasmara sempat menuntut perundung istrinya untuk minta maaf di harian Kompas. Namun, hal itu diakui pria yang giat melakukan Yoga ini hanya perumpamaan.

Tak Ada Itikad Baik dari Perundung Jadi Alasan Anjasmara Lapor PolisiAnjasmara resmi melaporkan pemilik akun @corissa.putrie karena merundung istrinya. (Instagram/anjasmara)

“Mahal atau tidaknya (biaya media) sebenarnya kembali kepada diri kita masing-masing. Prinsipnya adalah segala sesuatu itu tidak ada yang tidak bisa diselesaikan tanpa musyawarah mufakat, yang paling penting adalah itikad baik dulu. Perihal dia mau bikin apa namanya pasang di koran Kompas sebanyak satu halaman itu adalah urusan nomer dua. Yang paling penting adalah niat baik dari dia dulu, mau atau tidak dia melakukan niat baik tersebut,” jelas suami Dian Nitami itu.

Diakui Anjasmara, sebenarnya dia sudah memaafkan pelaku sejak pertama kali dia melihat komentar tersebut. Anjas menambahkan, andai sang pelaku memenuhi permintaannya maka dia akan mencoba berkonsultasi kepada pihak kepolisian untuk mencabut laporannya. Sayang, tak ada itikadi baik dari pemilik akun @corissa.putrie tersebut.

“Bagi saya sebenernya maaf itu, sudah saya maafkan sejak pertama kali dia mem-posting hal tersebut. Akan tetapi, saya hanya meminta sebuah pertanggungjawaban atas apa yang sudah dia lakukan,” ucap Anjasmara.

“Kita lihat saja dulu niat baiknya seperti apa nanti. Bila sudah ada niatan baik tersebut, saya akan berkonsultasi lagi dengan pihak kepolisian dan pihak yang terkait nanti. Kita lihat keputusannya seperti apa,” tukas Anjasmara.

Editor      : Novianti Setuningsih
Reporter : (yln/JPC)