Seungri Bigbang Kemungkinan Akan Dipanggil Polisi Lagi Sebelum Wamil

JawaPos.com – Atas kasus layanan pendamping seksual yang dialamatkan pada Seungri Bigbang, Kepolisian Seoul berencana memanggil Seungri kembali sebelum ia menjalankan wajib militernya pada Maret ini. Hal tersebut disampaikan pihak Kepolisian Seoul kepada media pada Sabtu (2/3).

“Kami akan menyelidiki sebanyak mungkin untuk mengamankan lebih banyak bukti sampai saat itu. Jika diperlukan, kami akan memanggil Seungri untuk diinterogasi lagi,” ujar pihak kepolisian seperti dilansir dari Allkpop, Minggu (3/3).

Pihak kepolisian, katanya, saat ini sedang mencari bukti tentang kecurigaan adanya penyediaan layanan seksual yang melibatkan beberapa orang, termasuk investor Taiwan yang disebut-sebut dalam percakapan pesan teks. Hingga saat ini, pihak kepolisian juga mengaku belum menerima salinan asli dari percakapan yang dirilis pertama kali oleh SBS funE.

Seungri Bigbang Kemungkinan Akan Dipanggil Polisi Lagi Sebelum WamilSeungri Bigbang saat diperiksa Kepolisian Seoul (Xsport News)

Seperti diketahui, pada 26 Februari, sebuah laporan berita eksklusif oleh SBS funE mengungkapkan pesan teks yang menunjukkan Seungri terlibat dalam menyiapkan layanan pendamping seksual untuk klien bisnisnya. Tuduhan itu dibantah oleh Seungri, yang mengatakan kepada agensinya, YG Entertainment, bahwa pesan teks itu dibuat-buat.

Laporan tersebut muncul tidak lama setelah kontroversi yang terjadi di klub Burning Sun, yakni soal insiden penyerangan yang dibocorkan ke publik yang merembet ke pengedaran narkoba, kekerasan seksual, dan tuduhan kamera tersembunyi. Seungri terseret dalam kontroversi ini karena hubungannya dengan klub, meskipun ia dan CEO menyatakan bahwa Seungri hanyalah konsultan dan tidak terlibat dalam manajemen pengelolaan klub.

Seungri sendiri telah menjalankan pemeriksaan polisi secara sukarela pada Kamis (27/2) selama 8,5 jam, termasuk tes urine dan rambut untuk pembuktian narkoba. Akibat kasus ini, Seungri juga harus membatalkan seluruh jadwal kegiatannya, termasuk konser yang akan digelar di Indonesia 17 Maret ini.

Editor           : Deti Mega Purnamasari