Seungri Bigbang Jalani Pemeriksaan Polisi Selama 8,5 Jam

JawaPos.com – Seungri Bigbang telah menyatakan keinginannya untuk kooperatif dengan pihak kepolisian dalam melakukan investigasi atas kasus yang belakangan dialamatkan padanya. Pada Rabu (27/2) malam, Seungri pun menghabiskan waktunya di kantor polisi untuk menjawab sejumlah pertanyaan tentang kontroversi yang membelitnya selama 8,5 jam.

Melansir Soompi, Seungri tiba di kantor polisi sekitar pukul 21.00 waktu Korea atau pukul 23.00 WIB. Di hadapan para wartawan yang telah menantinya, Seungri pun mengeluarkan pernyataan.

“Pagi ini, aku mengajukan petisi untuk imvestigasi secara menyeluruh terhadap diriku. Sekali lagi aku minta maaf karena membuat khawatir dan marah dengan berbagai kontroversi dan tuduhan,” katanya.

Seungri Bigbang Jalani Pemeriksaan Polisi Selama 8,5 JamSeungri Bigbang saat mendatangi kantor polisi untuk jalani pemeriksaan (Xsport News)

Seungri pun berjanji akan kooperatif dalam investigasi tersebut agar kebenaran bisa terungkap sesegera mungkin. Setidaknya, Seungri menjalani pemeriksaan selama 8,5 jam untuk menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan terkait narkoba dan layanan pendamping seksual, termasuk ia juga melakukan tes urine dan tes rambut.

“Seluruh pertanyaan terkait tuduhan sudah selesai. Terkait narkoba, aku menjalani seluruh permintaan tes dari unit narkotika. Banyak orang yang marah tentang berbagai kontroversi dan aku akan kooperatif dengan polisi sehingga semua kecurigaan dapat dihilangkan,” kata Seungri usai menjalani pemeriksaan tersebut.

Seungri pun meminta publik untuk menunggu hasil investigasi dirinya tersebut. Ia pun bersedia untuk datang kembali memenuhi panggilan polisi apabila mereka masih membutuhkan keterangan lainnya.

Sebelumnya, pada 26 Februari, sebuah laporan berita eksklusif oleh SBS funE mengungkapkan pesan teks yang menyarankan Seungri terlibat dalam menyiapkan layanan pendamping seksual untuk klien bisnisnya. Tuduhan itu dibantah oleh Seungri, yang mengatakan kepada agensinya, YG Entertainment, bahwa pesan teks itu dibuat-buat.

Laporan tersebut muncul tidak lama setelah kontroversi yang terjadi di klub Burning Sun, yakni soal insiden penyerangan yang dibocorkan ke publik yang merembet ke pengedaran narkoba, kekerasan seksual, dan tuduhan kamera tersembunyi. Seungri terseret dalam kontroversi ini karena hubungannya dengan klub, meskipun ia dan CEO menyatakan bahwa Seungri hanyalah konsultan dan tidak terlibat dalam manajemen pengelolaan klub.

Editor           : Deti Mega Purnamasari