Reporter SBS funE Sudah Siapkan Berita Lanjutan Kasus Seungri Bigbang

JawaPos.com – Laporan lanjutan untuk kasus pesan Seungri Bigbang yang akan menyediakan pekerja seks komersial (PSK) untuk klien bisnisnya telah disiapkan oleh reporter SBS funE. Hal tersebut disampaikan langsung oleh reporter yang bersangkutan, Kang Kyeong Yoon.

Melansir Koreaboo, reporter Kang Kyeong Yoon menyampaikan hal tersebut saat ia diundang oleh acara radio SBS, Love FM Lee Jae Ik Politic Show, Rabu (27/2). Saat itu ia menanggapi soal bantahan YG Entertainment yang menyatakan laporannya adalah berita palsu.

“Sebagai reporter hiburan, aku tidak mampu membuatku terlihat seperti itu ke publik sehingga aku menahan diri. Laporan lanjutannya semuanya sudah disiapkan, tapi karena ada KTT kedua Korea Utara dan Amerika sehingga belum dirilis,” katanya.

Reporter SBS funE Sudah Siapkan Berita Lanjutan Kasus Seungri BigbangSeungri Bigbang saat mendatangi kantor polisi untuk jalani pemeriksaan (Xsport News)

Ia juga mengatakan, jika dirinya mengarang saat memberitakan hal yang menghebohkan itu, maka dirinya akan kalah dan kehilangan segalanya. Namun ia memastikan bahwa apa yang ia rilis pada Selasa (26/2) lalu adalah kebenaran.

Sebelumnya, pada 26 Februari, sebuah laporan berita eksklusif oleh SBS funE mengungkapkan pesan teks yang menyebutkan Seungri terlibat dalam menyiapkan layanan pendamping seksual untuk klien bisnisnya. Tuduhan itu dibantah oleh Seungri, yang mengatakan kepada agensinya, YG Entertainment, bahwa pesan teks itu dibuat-buat.

Laporan tersebut muncul tidak lama setelah kontroversi yang terjadi di klub Burning Sun, yakni soal insiden penyerangan yang dibocorkan ke publik yang merembet ke pengedaran narkoba, kekerasan seksual, dan tuduhan kamera tersembunyi. Seungri terseret dalam kontroversi ini karena hubungannya dengan klub, meskipun ia dan CEO menyatakan bahwa Seungri hanyalah konsultan dan tidak terlibat dalam manajemen pengelolaan klub.

Seungri sendiri pada Rabu (27/2) datang menjalani pemeriksaan kepolisian selama 8,5 jam. Ia menjawab seputar kontroversi yang membelitnya serta melakukan tes urine dan rambut untuk membuktikan dirinya pengguna narkoba atau bukan.

Editor           : Deti Mega Purnamasari