Penjelasan Lucky Hakim Soal Sayembara Sebesar Rp 50 Juta

JawaPos.com – Pesinetron Lucky Hakim angkat bicara terkait pelaporan yang dilakukan oleh mantan rekan kerjanya Dini Novianti, di kawasan Tebet Jakarta Selatan, Jumat (15/2). Lucky dilaporkan Dini atas dugaan melakukan pencemaran nama baik karena menyelenggarakan sayembara sebesar Rp 50 juta bagi yang bisa mengetahui keberadaan pelapor.

Menurut Lucky, semua berawal dari dugaan penggelapan yang dilakukan Dini Novianti sebesar Rp 8,8 miliar. Kemudian, dilaporkan ke polisi. Tetapi, akhirnya laporan dicabut dan ditempuh jalur damai. Dengan harapan, Dini membayar uang tersebut.

Lucky dan rekan-rakan pun memberikan waktu kepada Dini Novianti untuk menujukan etikad baiknya. Apalagi, Dini berjanji akan membayar sejumlah uang dimaksud pada 25 Maret 2019.

Penjelasan Lucky Hakim Soal Sayembara Sebesar Rp 50 JutaLucky Hakim beberkan bukti penggelapan yang dilakukan Dini Novianti. (Aginta Kerina/JawaPos.com)

Namun, sayangnya keberadaan Dini bak menghilang, sehingga Lucky membuat sayembara. Apalagi, alamat domisili yang diberikan ternyata alamat palsu.

“Setelah tanggal 25 Maret, saya akan melakukan sayembara lagi. Barang siapa yang menemukan saya dengan Dini, kita happy bersama. Lihat nanti,” kata Lucky.

Bahkan, Lucky kembali mengancam akan kembali memperkarakan penggelapan dan penipuan yang dilakukan Dini ke polisi. Serta, membuat sayembara kembali.

“Dia bilang nggak kenal saya. Tapi, beberapa kali Dini bilang ke pengacara saya mau ketemu. Pokoknya kalau tanggal 25 Maret itu dia nggak bayar bakal kena pasal penipuan, pencemaran nama baik dan alamat palsu,” pungkas Lucky.

Diketahui, Dini melaporkan Lucky Hakim atas pencemaran nama baik karena mengadakan sayembara dan menyebutnya menggelapkan uang sebesar Rp 8,8 miliar.

Menurut Dini, mantan suami Tiara Dewi itu tidak ada saungkutpautnya dengan uang tersebut. Baginya, uang tersebut merupakan milik PT Raja Arta Pertama (RAP), bukan miliak Lucky Hakim.

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Aginta Kerina Barus