Kuasa Hukum Ahmad Dhani Jelaskan Kehadiran Cawapres 02

JawaPos.com – Konser solidaritas untuk Ahmad Dhani di Surabaya gagal diselenggarakan. Alasannya, panitia tidak kunjung diberi surat izin keramaian oleh pihak Polrestabes Surabaya.

Kehadiran Sandiaga Uno, Fahri Hamzah, dan sejumlah politikus membentuk anggapan konser tersebut berbau politis. Namun, hal tersebut dibantah oleh kuasa hukum Ahmad Dhani, Ali Lubis.

“Jauh hari itu emang konser murni terkait Ahmad Dhani. Artinya, konser yang disiapkan untuk mendukung atau aksi solidaritas dari teman-teman artis untuk dukung Ahmad Dhani. Teman-teman Dewa 19 dan RCM (Republik Cinta Manajemen), cuma karena salah satu tamu undangan yang bersedia hadir, yaitu mas Sandiaga Uno selaku cawapres, jadi seolah-olah dikaitkan ke sana,” ujar Ali Lubis saat dihubungi awak media melalui telepon, Senin (11/3).

Dihadiri Sandiaga Uno, Konser Solidaritas Ahmad Dhani Dianggap Berbau KampanyeCawapres 02, Sandiaga Uno hadiri konser solidaritas untuk Dhani. Sayangnya, konser jadi batal dihelat karena dianggap berbau kampanye. (Yesika/JawaPos.com)

Menurut Ali, kehadiran Sandiaga Uno ke konser adalah sebagai penggemar Dewa 19. Namun, asumsi masyarakat membuatnya terlihat berkampanye lewat musik.

“(Sandiaga Uno) Nonton. Sebenernya no problem, karena Sandi kan orang biasa yang nge-fans dan pengin nonton Dewa 19. Artinya, sebagai orang biasa bukan selaku cawapres. Tapi mungkin karena beliau ini cawapres mau nggak mau dikaitkan ke situ, padahal mah konser biasa tadinya itu,” tandasnya.

Diketahui, konser solidaritas Ahmad Dhani bertajuk Hadapi dengan Senyuman dijadwalkan berlangsung pada Minggu (10/3) mulai pukul 19.00 WIB. Namun, dua jam sebelum konser dimulai, ratusan petugas kepolisian mendatangi venue di Grand City. Mereka tidak mengizinkan konser digelar. Akhirnya, konser batal diselenggarakan.

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Yuliani
Copy Editor : Fersita Felicia Facette