Keluarga Ikhlas Ahmad Dhani Ditahan di Cipinang Daripada di Surabaya

JawaPos.com – Keluarga Ahmad Dhani sangat keberatan dengan pemindahan penahanan pentolan Dewa 19 itu dari Rutan Cipinang di Jakarta Timur, ke Lapas Medaeng di Jawa Timur (Jatim). Oleh karenanya, selaku istri Dhani, Mulan Jameela mengadu ke Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) lantaran dinilai ada hak asasi yang dilanggar dari pemindahan penahanan tersebut.

Juru bicara keluarga Dhani, Lieus Sungkharisma mengatakan bahwa keluarga merasa keberatan kalau harus berjauhan dari Ahmad Dhani. Bahkan, keluarga disebut sudah ikhlas apabila Dhani ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, asalkan tidak dipindah ke Jatim.

“Dengan tempat yang sudah ditetapkan di Rutan Cipinang itu menurut kita, oke, kita masih bisa terima. Tapi kalau dipindah dengan tujuan karena ada sidang yang ancaman hukumannya dibawah 4 tahun, dan dia harus meringkuk di rumah tahanan di Surabaya, ini bentuk pelanggaran,” tegas Lieus saat mendampingi Mulan di Komnas HAM, Jakarta, Kamis (7/2).

Keluarga Ikhlas Ahmad Dhani Ditahan di Cipinang Daripada di SurabayaMulan Jameela mengadu ke Komnas HAM karena menilai ada pelanggaran hak dari upaya pemindahan penahanan Ahmad Dhani ke Jawa Timur. (Yuliani NN/JawaPos.com)

Oleh karena itu, Mulan Jameela menyambangi Komnas HAM untuk mengadu akan hak suaminya yang dilanggar. Disertai dengan memberikan sejumlah pertimbangan bahwa sesungguhnya Dhani tidak perlu ditahan. Mengingat, telah mengajukan banding atas putusan 1,5 tahun di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Kemudian, ancaman hukuman untuk kasus yang mulai disidangkan di Surabaya, adalah 4 tahun. Sehingga, tidak perlu dilakukan upaya penahanan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Keluarga Ahmad Dhani pun berharap Komnas HAM segera bertindak akan adanya dugaan pelanggaran hak tersebut.

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Yuliani