Gunakan Masjid Sebagai Latar, Fans K-pop Protes Agensi Grup (G)I-DLE

JawaPos.com – Agensi Cube Entertainment dituntut minta maaf oleh para penggemar K-pop, terutama yang muslim. Hal tersebut karena mereka menggunakan masjid sebagai gambar latar ketika salah satu grup asuhannya, (G)I-DLE tampil di acara Golden Disc Awards ke-33, Sabtu (5/1).

Akibatnya, tagar #CUBEAPOLOGIZE dan #CUBE_ENT_사과하다 masuk ke trending topic dunia Twitter. Beberapa penggemar mengungkapkan aksi protesnya di Twitter dan tak sedikit diantaranya yang mengunggah screenshot gambar saat grup (G)I-DLE tampil.

Dalam gelaran Golden Disc Awards ke-33, G(I)-DLE sendiri tampil membawakan lagu andalan mereka, yakni Latata. Gambar masjid tersebut tampak sangat jelas menjadi gambar latar di layar besar yang ada di atas panggung utama Golden Disc Awards. Saat itu, penampilan keenam personel G(I)-DLE juga ditemani oleh para penari yang mengenakan cadar.

Gunakan Masjid Sebagai Latar, Fans K-pop Protes Agensi Grup (G)I-DLEScreenshot video saat (G)I-DLE tampil di Golden Disc Awards ke-33 dengan menggunakan gambar masjid sebagai latar belakangnya menuai reaksi keras dari penggemar K-pop muslim. (Twitter)

“Menggunakan tempat ibadah umat muslim sebagai background di panggung ketika grup idola, (G)I-DLE menari. Astagfirullahaladzim! Kami tidak bisa membiarkan ini lagi. Agama bukanlah bahan candaan,” tulis seorang penggemar di Twitter.

“Ya ampun! Tidak! Ini tidak benar! Kalian tidak harus melakukan itu, kalian harus menghormati semua agama, temasuk muslim. Kalian memasang gambar masjid di sana, apakah kalian sehat? Aku tidak menyerang grupnya, aku menyerang agensinya. Kalian harus minta maaf!” tulis yang lain.

“Ini memalukan! Girlgrup K-pop menggunakan masjid sebagai background dan mereka menari di depannya? Sangat tidak menghormati menari di depan tempat ibadah. Jika kalian tidak tahu, masjid adalah tempat ibadah umat muslim,” ujar penggemar berbeda.

“Aku bukan muslim, tapi aku menemukan ini berlebihan dan tidak baik. Masjid adalah tempat ibadah, tidak pantas digunakan untuk background sebuah penampilan. Bayangkan jika mereka menggunakan gereja atau kuil tempat kalian ibadah juga, bagaimana perasaanmu?” tulis lainnya.

“Kami menghormati kebudayaan Korea, tolong hormati juga agama kami,” tulis penggemar.

Tidak hanya kepada Cube Entertainment, para penggemar juga menyalahkan panita penyelenggara, yakni pihak Golden Disc Awards ke-33. Mereka menilai, baik Cube dan juga pihak Golden Disc Awards sangat tidak menghormati agama Islam.

Editor      : Deti Mega Purnamasari
Reporter : Deti Mega Purnamasari