Elza Syarief Polisikan Farhat Abbas atas Dugaan Penipuan Rp 10 Miliar

JawaPos.com – Pengacara Farhat Abbas diduga melakukan penipuan kepada pengecara Elza Syarief mencapai Rp 10 miliar. Pihak kuasa hukum Elza, Rhony Sapulette, SH, MH, CLA dan Asnawi Patandjengi, SE, SH, MH melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya Jakarta pada tanggal 28 Januari 2019.

“Jadi, kemarin hari senin 28 Januari, kita sebagai kuasa pelapor Elza Syarief melaporkan inisial FA (Farhat Abbas). Jadi, kita melaporkan dugaan 378-372, penipuan dan penggelapan. Tahun 2013-2015 waktu kejadiannya. Nilai kerugian kurang lebih sekitar Rp 10 miliar. Modusnya adalah memperdaya ibu Elza supaya mau meminjamkan uang dengan janji dikembalikan 3 bulan tapi sampai sekarang nggak balik,” ujar Asnawi Patandjengi saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (31/1).

Farhat juga sempat dibela oleh Elza Syarief terkait kasus perceraiannya dengan penyanyi Nia Daniati, Saat itu, Farhat menggugat harta gono-gini. Namun, Farhat disebut tidak ada etikat baik untuk membayar Elza sebagai kuasa hukumnya saat itu.

Elza Syarief Polisikan Farhat Abbas atas Dugaan Penipuan Rp 10 MiliarKuasa hukum Elza Syarief, Rhony Sapulette, SH, MH, CLA dan Asnawi Patandjengi, SE, SH, MH melaporkan dugaan penipuan Farhat Abbas ke Polda Metro Jaya Jakarta pada tanggal 28 Januari 2019. (Istimewa)

“Modus lain, ada beberapa yang perkara bersangkutan dibela. Di antaranya, perceraian dengan bu Nia Daniati dan gugatan harta juga demikian itu tidak dibayar. Mungkin FA berkilah tidak ada perjanjian, tapi dalam surat kuasa selalu ada honorarium,” lanjut Asnawi.

Menambahkan, Rhony juga menegaskan kasus ini harus segera diselesaikan baik-baik. Tetapi, selama ini tidak ada itikad baik dari FA. Sebaliknya, hanya memberi harapan yang tidak pasti kepada Elza. Padahal, Elza juga dikatakan meminjam uang tersebut darri bank, sehingga harus mencicilnya setiap bulan.

“Ini (Rp 10 miliar) akumulasi dari dana-dana yang diambil oleh bersangkutan secara langsung atau tidak. Dia pernah berkantor juga di kantor bu Elza dengan iming-iming dia akan melakukan pekerjaan untuk mengembalikan uang, maka dia ambil lagi. Uangnya terakhir kasus Rp 2 miliar sukses fee di Medan milik bu Elza di ambil juga,” pungkas Rhony.

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Aginta Kerina Barus