Dipindah Penahanan ke Rutan Medaeng, Ini Keluhan Ahmad Dhani

JawaPos.com – Sejak menjadi penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur, Ahmad Dhani memang tidak pernah mengeluh dengan keadaan selnya yang kabarnya diisi 300 narapidana tersebut.

Begitu juga, saat dipindah ke Rutan Kelas 1 Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), pada Kamis 7 Februari 2019 lalu. Salah satu kuasa hukum Dhani, Ali Lubis mengatakan bahwa kliennya tak mengalami kesulitan beradaptasi dengan suasana baru dalam rutan.

Sebaliknya, satu-satunya keluhan Dhani adalah harus berpisah jauh dari keluarganya. Sebab, Rutan Medaeng cukup jauh dari Jakarta, sehingga menyulitkan keluarga dan kerabat untuk menjenguk.

Dipindah Penahanan ke Rutan Medaeng, Ini Keluhan Ahmad DhaniAhmad Dhani divonis 1,5 tahun penjara dalam sidang di PN Jakarta Selatan, Senin (28/1). (Aginta Kerina/JawaPos.com)

“Kalau soal ngeluh tentunya mas Dhani tidak ada keluhan, kecuali soal keluarga yang waktu jenguk kurang intens seperti di Jakarta,” kata Ali saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (8/2).

Diketahui, penahanan Dhani dipindah ke Rutan Madaeng sejak Kamis, 7 Februari 2019 lalu. Hal itu dilakukan atas permintaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. Dengan pertimbangan memudahkan untuk menghadiri sidang kasus ujaran kebencian di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Pasalnya, sidang ujaran kebencian dengan terdakwa Ahmad Dhani di Surabaya, sudah dimulai pada 7 Februari kemarin.

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Aginta Kerina Barus