Cerita Pahit Mino Winner Saat Debut Bersama Grup BoM

JawaPos.com – Sebelum debut bersama Winner, Song Mino pernah menjadi member salah satu grup ballad, BoM yang didebutkan oleh perusahaan agensi kecil. Namun ia akhirnya keluar dari grup yang bubar pada tahun 2013 itu karena merugi.

Alih-alih membuat lirik lagu untuk grupnya, agensi itu malah mengambil keuntungan darinya dengan menyertakan nama orang lain pada hasil karya Mino dan ia tidak mendapat sepeser pun royalti. Hal tersebut diungkapkan Mino ketika ia hadir di acara We Will Channel You yang tayang pada Kamis (31/1) di SBS.

“Aku menulis lirik lagu waktu itu, tapi perusahaan mendaftarkan hak cipta ats nama orang lain,” ujar Mino seperti dilansir dari Koreaboo, Jumat (1/2).

Cerita Pahit Mino Winner Saat Debut Bersama Grup BoMMino dan P.O Block B bersahabat (Soompi)

Ia mengatakan, saat bersama BoM ia menulis lirik untuk lima lagu. Namun dari lima lagu itu, tak ada satu pun lagu yang diberi credit atas namanya.

“Aku bahkan tidak mendapatkan royalti. Mereka mengatakan padaku bahwa itu sudah umum dilakukan saat kita baru memulai. Mereka katanya akan memberikan credit-nya lain waktu,” ungkapnya.

Mino mengaku di perusahaan tersebut ia tidak bisa melakukan apa yang diinginkan walaupun berada selama dua tahun sebagai trainee dan setelah debut. Ia pun merasa cukup menderita atas hal itu.

Saat itu, katanya, grupnya memang tidak sempat mendapat penghargaan pertama di acara musik. Namun ia tetap bersyukur bisa tampil di atas panggung acara musik.

“Tapi saat itu, jika daftar pengisi acaranya terlalu panjang, maka kami akan di-cut. Kami sangat sedih waktu itu,” katanya lagi.

Dalam lagunya yang dinyanyikan bersama Taeyang Bigbang, berjudul Fear, ia mengaku terinspirasi dari perusahaan lamanya itu. Dengan jelas, beberapa lirik lagu itu merujuk pada perusahaan yang telah membuatnya senang karena bisa debut tetapi juga membuatnya sedih dengan apa yang mereka lakukan.

BoM sendiri akhirnya bubar pada 2013 dan Mino memulai langkah barunya di YG Entertainment. Ia berhasil menjadi trainee di agensi tersebut dan berkompetisi di program survival WIN. Ia kemudian berhasil debut kembali sebagai member Winner, pemenang program tersebut di tahun yang sama.

Editor           : Deti Mega Purnamasari