CEO Burning Sun Sebut Seungri Bigbang Tak Terlibat Insiden di Klubnya

JawaPos.com – Seungri Bigbang disebutkan tak memiliki keterkaitan dengan insiden pemukulan yang terjadi di sebuah klub bernama Burning Sun pada November lalu. Hal tersebut disampaikan
CEO Burning Sun, Lee Moon Ho melalui pernyataan resminya, Senin (4/2) melalui Sayan Instagram.

Melalui pernyataan tersebut, Lee Moon Ho juga menyampaikan permohonan maafnya kepada Seungri Bigbang. Sebab menurutnya Seungri hanya membantu sebagai konsultan di klub tersebut.

“Saya dan Seungri sudah berteman lama dan saya bertanya apakah dia mau menjadi konsultan ketika saya sedang mempersiapkan klub. Saya adalah orang pertama yang mendekatinya tentang ide itu, karena dia seorang veteran dengan 10 tahun pengalaman sebagai member Bigbang dan saya percaya, memintanya menjadi konsultan klub akan membawa efek iklan tambahan,” ujar Lee Moon Ho dalam pernyataannya, seperti dilansir dari Soompi.

CEO Burning Sun Sebut Seungri Bigbang Tak Terlibat Insiden di KlubnyaLogo Burning Sun (Soompi)

Ia menegaskan bahwa Seungri hanya membantunya sebagai konsultan di klub tersebut dan membantu pihaknya menghubungi DJ asing untuk tampil di Burning Sun. Ia juga menegaskan bahwa Seungri tidak melakukan intervensi dalam manajemen klub.

Saat ini, katanya, Seungri sudah mengundurkan diri dari posisinya sebagai direktur eksekutif di klub karena ia merasa sudah waktunya untuk lebih fokus mengurusi pendaftaran wajib militer (wamil) yang akan dilakukan. Termasuk juga karena persoalan klub tersebut bukan tanggung jawabnya.

“Hatiku berat dan sedih karena Seungri menerima begitu banyak kritik dan teguran untuk sesuatu yang saya sarankan. Saya sangat minta maaf,” katanya.

Seungri sendiri belum lama ini mengungkapkan permohonan maaf dan menjelaskan situasi yang sebenarnya lewat akun Instagram-nya. Insiden penganiayaan di klub Burning Sun sendiri mencuat setelah sebelumnya, pada 28 Januari lalu, acara News Desk di MBC menayangkan cerita tentang Kim yang mengaku diserang oleh direktur Burning Sun, Jang dan petugas keamanan setelah berusaha menolong seorang perempuan yang mendapat pelecehan seksual di klub tersebut.

Setelah mengalami luka-luka akibat serangan itu, termasuk tulang rusuknya yang patah, Kim menyatakan bahwa dirinya ditangkap dan diserang oleh polisi. Pihak kepolisian pun menanggapinya dengan mengeluarkan siaran pers berikut rincian insiden serta investigasi, termasuk kecurigaan polisi bahwa di klub tersebut terdapat aktivitas lain seperti narkoba, kekerasan seksual, dan masalah-masalah lainnya.

“Terlepas dari alasannya, tindakan mantan karyawan kami Direktur Jang yang secara fisik menyerang pelanggan adalah kesalahannya, dan itu adalah kejahatan yang harus dijatuhkan dengan hukuman yang layak. Setelah menyadari betapa parahnya situasi, Saya segera menyerukan pemecatan Direktur Jang, dan dia harus bertobat secara mendalam dan menerima hukuman yang diperlukan,” ujar Lee Moon Ho dalam pernyataan yang sama.

Ia bertekad akan bertanggung jawab atas hal tersebut karena ia merupakan orang yang mempekerjakan Jang. Dalam pernyataan juga ia mengungkapkan penyesalannya karena tak mampu mengawasi karyawan dengan baik sehingga menyebabkan publik marah dengan adanya insiden itu.

“Kami akan melakukan yang terbaik untuk memastikan hal ini tidak terjadi lagi, dan kami sepenuhnya mematuhi semua investigasi yang relevan,” katanya.

Saat ini, katanya, Burning Sun telah mengirimkan semua rekaman CCTV dan dokumen yang terkait dengan klub kepada tim investigasi. Secara aktif, pihaknya juga akan mematuhi proses investigasi yang berlangsung.

“Selain dari kasus penyerangan, semua yang lain belum dikonfirmasi. Sebagian besar adalah rumor yang tidak berdasar yang telah menyebar. Akibat kasus yang tidak menguntungkan ini, Seungri dan 400 karyawan Burning Sun, termasuk saya, telah menerima banyak kritik,” pungkasnya.

Editor           : Deti Mega Purnamasari