Beberkan Bukti Kejanggalan, Mulan Jameela Minta Komnas HAM Bertindak

JawaPos.com – Memperjuangan hak suaminya, Mulan Jameela didampingi juru bicara keluarga, Lieus Sungkharisma menyambangi kantor Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) Jakarta, pada Kamis (7/2).

Kepada komisioner Komnas HAM, diwakili Lieus, Mulan meminta keadilan untuk Ahmad Dhani yang penahanannya dipindahkan dari Rutan Cipinang, Jakarta Timur, ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Madaeng, Jawa Timur (Jatim). Menurutnya, ada sejumlah kejanggalan dari pemindahan tersebut yang disebut melanggar hak asasi Dhani.

Pertama, ancaman hukuman dari kasus ujaran kebencian yang disangkakan pada Dhani di Surabaya hanya 4 tahun penjara. Oleh karena itu, tidak perlu dilakukan upaya penahanan. Kedua, Dhani sudah mengajukan banding atas putusan kasus ujaran kebencian yang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Dinilai Banyak Kejanggalan, Mulan Jameela Minta Komnas HAM BertindakAhmad Dhani divonis 1,5 tahun penjara dalam sidang di PN Jakarta Selatan, Senin (28/1). (Aginta Kerina/JawaPos.com)

“Ini keanehan dan kejanggalan karena di Surabaya sendiri kasus yang dibikin buat Ahmad Dhani oleh aparat penegak hukum di sana itu kasus pencemaran nama baik yang ancaman hukumannya di bawah empat tahun. Jadi, enggak harus di tahan. Maka tadi pagi di Surabaya itu pengadilan sidang cuma 25 menit. 25 menit dan hakimnya menyatakan sodara Ahmad Dhani tidak ditahan ya untuk kasus yang di sini. Jadi, ditahan atas kasus di Jakarta Selatan yang belum mempunyai kekuatan hukum pasti karena banding. Tapi, kenapa mesti dipindah ke Surabaya,” kata Lieus.

Ketiga, berdasarkan informasi yang didapat, Lapas Madaeng sudah over capacity. Sehingga, membuat keluarga mengkhawatirkan keamanan Dhani jika ditahan di sana. Serta, Dhani masih memiliki anak kecil yang butuh perhatiannya sebagai ayah.

Atas dasar semua pertimbangan itu, Lieus mewakili keluarga meminta Komnas HAM bertindak mengembalikan hak Dhani untuk bisa dekat dengan keluarganya. Meskipun, tetap harus menjalani upaya penahanan.

“Ini yang kita minta ke Komnas, pro aktif mengembalikan hak-hak asasi Ahmad Dhani dan keluarganya ketemu. Gampang dibesuk karena apa, saya berkeyakinan ahmad dhani ini bukan orang jahat dan belum menjadi narapidana. Kalau nanti bandingnya bebas, bagaimana?” pungkas Lieus.

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Yuliani