Anne Avantie: Saya Chinese, Budaya Pluralisme Diajarkan Sejak Kecil

JawaPos.com – Desainer Anne Avantie membuat agenda khusus menyambut perayaan Imlek tahun ini. Di tahun Babi Tanah, desainer yang sudah 30 tahun berkarya itu bekerja sama dengan AEON Mall BSD City membuat Kampoeng Peranakan yang kental dengan budaya Tionghoa.

Darah Tionghoa memang mengalir dalam tubuh Anne Avantie. Dia bercerita asal usul silsilah keluarganya yang memiliki keturunan Tionghoa.

“Saya Chinese. Bapak saya Chinese muslim. Kakek dan nenek Hindu Budha. Ibu saya Katolik,” katanya dalam konferensi pers, Jumat (1/1).

Maka Anne mengungkapkan rasa saling toleransi sudsh kental diajarkan di keluarganya. Bagaimana perbedaan agama dan budaya bisa hidup berdampingan dalam satu keluarga yang rukun.

“Sejak kecil saya sudah diajarkan pluralisme. Keberagaman. Bagaimana menghargai perbedaan,” ujarnya.

Namun dalam membuat ajang Kampung Peranakan, tentu dirinya tetap melakukan riset. Sebab tak mudah memadukan akulturasi budaya yang akan menyentuh pakem-pakem aturan tradisional.

“Saya tahunya cuma capcay, makanya saya tetap belajar,” katanya tertawa.

Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek pada tanggal 5 Februari 2019, AEON MALL BSD CITY bekerjasama dengan Anne Avantie mempersembahkan ‘Pasar Tiban 23-Kampoeng Peranakan’, diadakan pada periode 31 Januari-13 Februari 2019 bertepatan dengan perayaan Imlek. ‘Kampoeng Peranakan’ hadir dengan dekorasi khas Imlek seperti lampion dan gate yang terinspirasi dari suasana Pasar Semawis di Semarang yang merupakan salah satu Pasar Pecinan yang tidak pernah sepi dari pengunjung, begitu pula lah harapan untuk Pasar Tiban ‘Kampoeng Peranakan’.

“Saya senang sekali bisa mendapatkan kesempatan bekerjasama untuk kedua kalinya bersama AEON MALL BSD CITY. Dan untuk merayakan ini saya tetap memberdayakan para Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk ikut meramaikan, melalui Anne Avantie Mall untuk dapat memperkenalkan produk unggulan mereka kepada pengunjung,” ujarnya.

Editor           : Nurul Adriyana Salbiah
Reporter      : Marieska Harya Virdhani