Alasan Coki NTRL Jadi Aktivis di Jakarta Animal Aid Network

JawaPos.com – Christopher atau yang akrab di sapa Coki NTRL memutuskan untuk bergabung menjadi aktivis Jakarta Animal Aid Network sejak tahun 2008. Coki memutuskan untuk menjadi aktivis karena merasa terpanggil untuk menolak adanya sirkus ikan lumba-lumba keliling.

“Dulu tahun 2008, gue menyerahkan diri gue ke Jakarta Animal Aid Network, untuk kampanye anti sirkus lumba-lumba keliling,” ujar Coki saat ditemui di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (15/1).

Awalnya, Coki penasaran bagaimana cara lumba-lumba itu dilatih. Setelah tahu, Coki merasa tidak tega dan merasa bahwa itu tidak layak. Oleh karena itu, menghibahkan dirinya menjadi aktivis.

“Jadi, awalnya gue nonton sirkus lumba-lumba. Terus, melihat gimana caranya dilatih gitu. Akhirnya, research terus ketemu sama temen-temen aktifis ternyata itu disiksa, dibikin laper supaya mau lompa ngambil makanannya. Itu juga banyak di YouTube, ngeri deh. Nggak berprikebinatangan,” lanjut Coki.

Coki dan aktivis lain sudah mencoba untuk membawa persoalan ini kepemerintah setempat, namun sayangnya hasilnya nihil.

“Kan hari itu kita tujuannya bikin petisi buat staf izinnya sirkus lumba-lumba keliling kan. MOU-nya kita bikinnya 100 ribu. Udah dikasihin ke Menteri Kehutanan waktu itu, terus hasilnya nihil. Ya kan mentrinya ganti lagi. Kebijakannya beda lagi. Mentri mau (ganti) 200 kali kalau stafnya sama, ya sama aja,” pungkas Coki.

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Aginta Kerina Barus