Ajukan Penangguhan Penahanan untuk Ahmad Dhani, Keluarga Jadi Penjamin

JawaPos.com – Keluarga Ahmad Dhani mengajukan penangguhan penahanan ke Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta, pada Senin (11/2). Namun, tidak satupun keluarga dari Dhani terlihat hadir. Walhasil, hanya diwakili oleh juru bicara keluarga, Lius Sungkharisman.

Namun, dalam surat permohonan yang diajukan terdapat sejumlah nama anggota keluarga yang bersedia menjadi penjamin. Di antaranya, sang istri, Mulan Jameela, dan kedua putra Dhani, Al Ghazali dan Dul Jaelani.

Menurut Lius, penangguhan penahanan dimintakan karena menganggap proses peradilan Dhani di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya adalah sesat. Mengingat, vlog Dhani yang mengucapkan ‘idot’ sama sekali tidak menyebut nama atau identitas tertentu.

Ajukan Penangguhan Penahanan untuk Ahmad Dhani, Keluarga Jadi PenjaminKeluarga diwakili Lius Sungkharisman ajukan penangguhan penahanan untuk Ahmad Dhani ke PT DKI Jakarta. (Aginta Kerina/JawaPos.com)

“Saya anggap gini, memang ini peradilan menurut saya peradilan sesat. Saya katakan sesat karena Ahmad Dhani ini cuitannya tidak menyebut nama tapi dia diputus 1,5 tahun kemudian dia menjalankan. Nah itu yang ditanya Ahmad Dhani, ‘kenapa saya ditahan cuma 30 hari padahal vonis saya 1,5 tahun’. Padahal kan dia susah menyatakan banding,” kata Lius.

Selain itu, lanjunya, Dhani juga sudah mengajukan banding untuk putusan perkara di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Oleh karena itu, seharusnya tidak ditahan lantaran belum ada putusan ikracht atau yang berkekuatan hukum tetap.

“Ahmad Dhani ini nggak boleh ditahan. Kenapa mesti ditahan apalagi dipindah tahanannya,” lanjut Lius.

Sebagaimana diketahui, Dhani divonis bersalah melakukan ujaran kebencian melalui 3 cuitannya di Twitter oleh majelis hakim PN Jakarta Selatan. Terhadap Dhani divonis 1,5 tahun penjara dan diperintahkan langsung ditahan.

Atas putusan tersebut, Dhani mendekam di Rutan Cipinang, Jakarta Selatan, sejak 28 Januari 2019. Namun, penahanan Ahmad Dhani dipindah ke Rutan Kelas 1 Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur, sejak 7 Februari 2019.

Rencananya, Dhani akan tetap menghuni sel tahanan Rutan Medaeng hingga perkara ujaran kebencian yang menjeratnya di Surabaya selesai disidangkan.

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Aginta Kerina Barus