3 Kali Pesan Sabu, Caca Duo Molek Mengaku tak Bisa Menolak Ditawari

JawaPos.com – Dunia hiburan kembali dikejutkan dengan kabar penangkapan artis karena penyalahgunaan narkoba. Pedangdut bernisial CC diamankan satuan Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Kamis (10/1) pukul 12.30 WIB, di sebuah hotel di kawasan Jakarta Selatan.

CC yang merupakan salah satu personel Duo Molek diamankan bersama dua orang pria berinisial YY. Tetapi, aparat kepolisian masih mengejar sejumlah oknum yang diduga terlibat.

“Pokoknya dari hasil ini kita tanya kepada tersangka, jadi YY dari mana ini? Barangnya jenis narkotika ini dari mana jenis sabu ini, informasinya keterangan dari YY ini dari N. N itu DPO. Sisanya sedang dikejar oleh timnya pak Calvin, N ini. N ini sudah 3 kali memberikan kepada tersangka YY, yaitu 10 gram. Juga sudah dibeli oleh tersangka CC ini 3 kali juga, 1 gram, 1 gram, 1 gram. 3 kali ngambil,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Senin (14/1).

Duo Molek – Jangan Julid (Official Audio) (YouTube/Wow Musikindo)

Berdasarkan pemeriksaan urine, CC terbukti positif menggunakan narkoba dan mengakui dirinya memakai obat terlarang tersebut karena coba-coba, sejak Desember 2018 lalu.

Kemudian, CC mengatakan bahwa terjerumus menggunakan barang haram karena ditawari terus. Padahal, dia tidak menginginkannya. Walaupun, diketahui CC sudah 3 kali membeli barang haram tersebut.

“Kalau tersangka CC kita tanya kenapa menggunakan narkotika jenis sabu ini, dia sebenarnya tidak mau katanya seperti itu. Dia menggunakan sejak tahun 2018 bulan Desember lah. Udah menggunakan, terus karena lingkungan, ditawari terus akhirnya menggunakan ‘udah saya mencoba’. Udah 3 kali dia membelinya,” pungkas Argo.

Terhadap pengakuan tersangnka CC, Argo memastikan bahwa penyelidik akan mendalami lebih lanjut. Termasuk, ke dalam jaringannya.

Diketahui, CC adalah Cahya Wulan Sari atau akrab disapa Caca, salah satu personel grup dangdut, Duo Molek memang belum banyak dikenal publik. Duo yang terdiri dari belum lama merilis lagu berjudul Jangan Julid.

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : Aginta Kerina Barus