Pasca Gempa Sulteng, Ada Usulan Pembentukan BRR Seperti Aceh

Jakarta – Rehabilitasi pascagempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) akan dimulai November 2018 nanti. Mantan Anggota DPD dari Sulteng Ichsan Louembah mengusulkan dibentuknya Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) seperti saat tsunami Aceh pada 2004 lalu.

“Perlu kelembagaan semisal BRR Aceh dulu. Karena pemerintah daerah Kab/Kota dan Provinsi tidak mampu melakukannya. Bahkan pemerintah pusat pun harus membuka diri pada kerjasama internasional,” ujar Ichsan dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Kamis (11/10/2018).

Menurut Ichsan, BRR itu bisa dipimpin oleh Wapres Jusuf Kalla (JK) dengan menunjuk seorang ketua harian.


Selain itu, Ichsan juga mengusulkan mengenai desain ulang tata ruang di Palu, Sigi, dan Donggala. Apalagi beberapa permukiman berada tepat di atas ‘urat’ lempeng tektonik.

“(Selanjutnya) mulai menghidupkan ideologi pembangunan baru ‘membangun nir-bencana’. Semua kebijakan termasuk upaya memasukkan investasi harus diselenggarakan merujuk pada nir-bencana dan berkelanjutan. Jangan hanya karena investor cerewet minta lokasi, Pemda membolehkan, padahal itu rawan bencana,” tutur Ichsan.

Usul berikutnya adalah mengenai tinggi bangunan yang tidak lebih tinggi dari pohon kelapa. Serta adanya pendekatan sosial-budaya dalam proses relokasi karena Sulteng yang multi etnis dan agama, dan latar belakang.

“Agar rencana pemulihan dan pembangunan kembali tidak seperti dalam ruang hampa sosial. Ini semua layak dilakukan setelah masa tanggap darurat dan transisi kelak. Karena birokrasi kita memang tidak dirancang menghadapi bencana,” beber Ichsan.
(rna/bag)