PKB Soal Naik-naik ke Puncak Gunung Fadli: Kenapa Menjelekkan Lagi?

Jakarta – Waketum Gerindra Fadli Zon menyindir pemerintah soal kenaikan harga BBM jenis Pertamax dengan kembali mengubah lirik lagu anak ‘Naik-naik ke Puncak Gunung’ ciptaan Ibu Sud. PKB mengingatkan Fadli untuk berkampanye dengan damai.

“Katanya komit untuk kampanye damai berbasis visi dan program?” ujar Wasekjen PKB Daniel Johan kepada detikcom, Rabu (10/10/2018).

Daniel pun mengingatkan Fadli akan imbauan KPU yang meminta para timses peserta Pilpres 2019 untuk menahan diri dengan tidak saling memprovokasi dan menghasut. Ia mempertanyakan langkah Fadli yang kembali menyerang pemerintahan Presiden Joko Widodo.


“Kenapa pakai pendekatan menjelekkan lagi? Jangan sampai masyarakat terpecah, terlalu mahal dampaknya,” ucap Daniel.

Wakil Ketua Komsii IV DPR itu juga menyoroti soal penggunaan lagu anak-anak untuk komoditas politik. Daniel berharap Fadli lebih menghargai lagu anak-anak yang dimaksudkan untuk mendidik.

“Jangan sampai lagu anak-anak yang penuh nilai jadi tidak mendidik, apalagi yang menciptakan kan tokoh senior,” tuturnya.

KPU memang sempat mengimbau agar kubu Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk tidak saling memprovokasi. KPU mengimbau semestinya parpol dan timses berfokus menyampaikan visi dan misi yang diusung ke depan.

“Kita harapkan semua pihak menahan diri, tidak perlu memprovokasi para pendukungnya untuk menghasut atau menjelekkan pasangan lain. Itu sebenarnya yang paling penting dari kampanye damai,” kata komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi di KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (24/9).

PT Pertamina (Persero) hari ini menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax menjadi Rp 10.400. Waketum Partai Gerindra Fadli Zon lalu menyindir pemerintah atas kebijakan itu.

Sindirian disampaikan Fadli lewat akun Twitternya, @fadlizon, dengan memuat lirik lagu ‘Naik-naik ke Puncak Gunung’. Namun sama seperti lagu ‘Potong Bebek Angsa’, lirik lagu ciptaan Ibu Sud tersebut diubah oleh Fadli.

Demikian lirik lagu ‘Naik-naik di Puncak Gunung’ yang sudah diubah oleh Fadli Zon:

NAIK NAIK BBM NAIK
TINGGI TINGGI SEKALI
NAIK NAIK LISTRIKPUN NAIK
TINGGI TINGGI SEKALI
NAIK NAIK PAJAK PUN NAIK
TINGGI TINGGI SEKALI
KIRI KANAN KULIHAT SAJA
BANYAK RAKYAT SENGSARA 2x

tagar 2019GantiPresiden
tagar 2019PrabowoSandiMenang
(elz/dhn)